Menguak Rahasia Darah Tali Pusat

tali-pusat-(ABCnews)-dalamDarah dalam tali pusat bayi baru lahir bukanlah sembarang darah.  Sejak tahun 1970-an, penelitian medis menemukan bahwa darah dalam tali pusat kaya dengan sel punca (stem cell).

Apa itu sel punca? Sel punca adalah induk dari semua sel di dalam tubuh. Sel ini belum berdiferensiasi dan mempunyai potensi sangat tinggi untuk berkembang menjadi banyak jenis sel yang berbeda di dalam tubuh. Misalnya, dapat dipicu tumbuh menjadi sel-sel pembentuk darah, sel otot jantung, sel saraf, sistem kekebalan tubuh, jaringan kulit, tulang, organ endokrin dan sebagainya (OkeHealth).

Sel punca memiliki dua sifat penting yang sangat berbeda dengan sel yang lain:

  • Sel punca belum merupakan sel dengan spesialisasi fungsi tetapi dapat memperbaharui diri dengan pembelahan sel bahkan setelah tidak aktif dalam waktu yang panjang.
  • Dalam situasi tertentu, sel punca dapat diinduksi untuk menjadi sel dengan fungsi tertentu seperti sel jaringan maupun sel organ yang mempunyai tugas tersendiri. Pada sumsum tulang dan darah tali pusar (bahasa Inggrisumbilical cord blood), sel punca secara teratur membelah dan memperbaiki jaringan yang rusak, meski demikian pada organ lain seperti pankreasatau hati, pembelahan hanya terjadi dalam kondisi tertentu.

Peneliti medis meyakini bahwa penelitian sel punca berpotensi untuk mengubah keadaan penyakit manusia dengan cara digunakan memperbaiki jaringan atau organ tubuh tertentu. Namun demikian, hal ini tampaknya belum dapat benar-benar diwujudkan dewasa ini (wikipedia).

Kini, terapi stem sel dari tali pusat terbukti dapat menyembuhkan berbagai macam penyakit mulai dari parkinson hingga kanker. Sel darah tali pusat pun telah digunakan untuk mengobati penyakit genetik terkait sistem imun dan darah, kanker dan kelainan darah.

Maka dari itu muncul istilah “menabung  stem sel untuk masa depan”  dan pada saat ini telah ada bank  khusus untuk menyimpan darah tali pusat. Bank unik ini sudah ada di Amerika Serikat, beberapa negara di Eropa, China, Singapore dan yang terbaru di Indonesia. Untuk artikel lebih lengkap klik disini http://myhealing.wordpress.com/2009/04/01/bank-plasenta-menabung-stem-cell-untuk-masa-depan/

Istilah yang benar, menabung darah tali pusar atau stem cell (sel punca). Yakni, mengambil sel darah induk yang terletak pada aliran tali pusar saat bayi dilahirkan, sebelum plasenta terlepas. “Jadi yang diambil adalah sel induk yang ada di darah tali pusar. Setelah pengambilan selesai, saat itu juga diambil oleh vendor yang Anda percaya untuk segera disimpan,” terang dr Uf Bagazi, SpOG (38) ditemui Selasa (5/6).

Pertanyaannya, apakah di Indonesia sudah ada vendor atau rumah penitipan sel darah si kecil? Menurut Uf, Indonesia mempunyai beberapa vendor yang berada di dalam negeri, Cord Life Indonesia misalnya. Beberapa vendor yang kerap disebut dan cukup populer di antaranya Cord Life Singapura, StemCord Singapura, dan Baby Banks Taiwan. Negara Jiran, kini telah memiliki Cryo-Cell Malaysia.

Setibanya di “rumah” vendor, sel induk (sel punca) disimpan di tempat yang didinginkan hingga minus 196 derajat Celsius. Jika diperlukan, sel bisa diambil untuk transplantasi atau pengobatan penyakit tertentu. Beberapa literatur menyebut, stem cell (sel punca) bisa digunakan untuk menyembuhkan kurang lebih 80 jenis penyakit kelas berat seperti kanker darah (leukemia) sampai dengan jantung.

Masalahnya, belum banyak masyarakat yang memiliki kesadaran menyimpan sel punca. Salah satu penyebabnya adalah biaya. “Biaya pengambilan dan penyimpanan sel induk (punca) kisarannya 2.000 sampai 3.500 dolar Singapura (14-20 juta rupiah-red). Setiap tahun, Anda masih harus setor 1,5 juta rupiah,” demikian Uf mengingatkan.

Orang awam sering bertanya, bagaimana mungkin darah tali pusar yang sering dibuang ketika bersalin bisa menjadi sumber mukjizat untuk meredam lusinan penyakit ganas?

darah plasentaTransplantasi sel punca dilakukan untuk menggantikan darah dan sistem kekebalan tubuh pasien setelah menjalani pengobatan, misalnya kemoterapi dan radioterapi. Penggunaan sel punca lainnya untuk terapi sel. Pembentukan pembuluh darah baru yang memulihkan aliran darah ke jaringan yang rusak. Dalam beberapa kasus, sel punca bisa dikembangkan di laboratorium terlebih dulu untuk membuat sel baru sebelum digunakan.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s